Kinerja dan prestasi
harus selalu dirawat dan diberikan stimulasi agar tetap terjaga melaksanakan
item-item program dalam motivasi kerja yang tinggi. Perubahan-perubahan cara
kerja dalam managerial pola gerak adalah sesuatu yang pasti dan akan hadir untuk
menguji daya saing organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan dari dalam
dan luar organisasi. Membiarkan dan membiasakan team untuk merasa nikmat dalam
zona nyaman kerja mereka akan membawa dampak yang merugikan organisasi. Zona
nyaman dalam braktifitas sangat berpotensi menghilangkan kreatifitas dan
inovasi dalam menghadapi harapan dan tantangan kompetisi di kenyataan
problematika fenomenologis. Oleh karena itu, setiap anggota organisasi dan
pimpinan harus memiliki kesadaran untuk memperbarui dan melengkapi kompetensi
kualitas diri untuk dapat menjalankan operasional organisasi secara
berkelanjutan dalam kepastian.
Pelatihan
dengan tema Peningkatan Motivasi Kerja Melalui Budaya Kolaborasi Dan Budaya
Integritas Di Lingkungan organisasi sangat diperlukan untuk menumbuh kembangkan
aspek Kecerdasan Emosional terfokus pada personal dan interpersonal skills.
Dirancang khusus untuk pengembangan anggota organisasi di lingkungan internal
organisasi. Materi pembahasan terfokus pada aspek pengembangan kecerdasan
emosional, motivasi kerja, perilaku kerja berbudaya kolaborasi dalam sinergi,
kemampuan untuk menghadapi perubahan, dan kesiapan untuk bekerja dalam budaya
integritas yang etis.
Pembahasan
aspek perubahan terfokus pada manajemen perubahan dan manfaatnya untuk kemajuan
organisasi, serta kemampuan untuk memahami prinsip-prinsip inti manajemen
perubahan.
Pembahasan aspek budaya kolaborasi terfokus pada
cara membangun budaya kolaborasi diantara departemen, divisi, unit kerja, dan
individu. Khususnya, untuk menghasilkan kinerja dan pelayanan optimal di
internal dan eksternal organisasi. Termasuk, menciptakan reaksi perilaku dan
emosional positif untuk kolaborasi kerja dengan praktik-praktik manajemen yang
baik dan sehat.
Pembahasan
aspek budaya integritas terfokus pada cara pengembangan kepribadian dalam
integritas dan etika untuk menciptakan keutuhan kualitas diri dengan karakter
moral yang konsisten terhadap kejujuran dan etika. Termasuk, kemampuan untuk
membentengi diri dari segala macam godaan yang berpotensi mendorong diri pada
tingkah laku tidak terpuji. Kepribadian yang selalu patuh untuk menjalankan
peraturan, kebijakan, standar, sistem, dan etika organisasi secara profesional
dan sadar diri secara progresif.
Menguji
kombinasi antar team dipandang perlu untuk melihat sejauh mana tingkat
kesadaran leader partnership yang dimiliki setiap personal dalam organisasi
untuk membangun keyakinan, keterampilan, kemampuan, motivasi, dan kualitas;
melalui pencerahan terhadap aspek kecerdasan emosional, manajemen perubahan,
budaya kolaborasi, budaya integritas, serta penguatan motivasi kerja untuk
menghasilkan kinerja dan prestasi terbaik demi terciptanya efektifitas kinerja
daalam sebuah organisasi.
INDIKATOR
CAPAIAN
Ø Anggota organisasi
memahami cara meningkatkan kualitas emosional diri sendiri, agar dapat bekerja
dan berkehidupan dalam keseimbangan hidup yang harmonis dan bahagia di
lingkungan organisasi.
Ø Anggota organisasi
memahami cara bekerja, bersikap, bertindak dalam budaya kolaborasi, sehingga
dapat memberikan kinerja yang produktif, serta menghasilkan yang terbaik
bagi efektifitas kinerja organisasi.
Ø Anggota organisasi
memahami cara meningkatkan kinerja melalui perubahan dan kontribusi yang selalu
terbarui dengan inovasi dan kreatifitas.
Ø Anggota organisasi
memahami untuk tetap termotivasi dalam semangat kerja yang tinggi dalam setiap
keadaan, tantangan, dan ketidakpastian.
Ø Anggota organisasi
memahami cara untuk keluar dari zona nyaman dan tetap berperilaku kreatif untuk
melayani setiap kebutuhan kelangsungan organisasi.
Ø Peserta memahami cara
berperilaku atas dasar nilai-nilai integritas dan etika. Lalu, mampu memiliki
integritas pribadi yang tinggi untuk melayani budaya integritas di setiap aspek
kerja.
METODOLOGI PELAKSANAAN
Pelatihan Aktif,
Presentasi, Interaktif, exchange knowledge, Brainstorming, Bermain Peran,
Berpikir Kreatif, Simulasi, Kolaborasi Dalam Kompetisi Permainan secara eksploratif,
Studi Kasus, Latihan, Bimbingan, Diskusi, Perenungan, Experiential Learning.













0 komentar: