MASSULENGKA - POSISI ENTREPRENEUR INDONESIA DALAM MENGHADAPI KEMAJUAN TEKNOLOGI DI ERA GLOBALISASI


Ø  START

Di puncak era globalisasi ini, era di mana pentingnya peran teknologi dan berkembangnya kapasitas daya beli telah menjadi sebuah fenomena umum, peran para entrepreneurs sebagai motor penggerak ekonomi bangsa sangatlah penting. Dewasa ini, kita dapat secara jelas menyadari bahwa kemajuan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, dan perkembangan teknologi sangatlah bergantung dari inovasi para entrepreneurs. Melalui karya para entrepreneurs, produk domestik dan surplus ekspor-impor akan semakin diperkuat. Selain itu, kemunculan seorang entrepreneur akan membuka lapangan kerja baru, memberikan kesempatan bagi para tuna karya untuk mendapatkan pekerjaan yang akan secara langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum. Pada akhirnya, peran para entrepreneur akan menjadi sangat instrumental untuk perkembangan kesejahteraan sebuah negara dalam jangka panjang.

Era globalisasi adalah zaman atau waktu yang yang semua kegiatan manusia berkaitan dengan tekhnologi, di zaman ini terjadi banyak perkembangan khususnya di bidang tekhnologi, seperti contohnya di zaman sekarang ini, di zaman sekarang ini kehidupan manusia dan kegiatannya pasti berhubungan dengan tekhnologi yang tinggi dan tekhnologi itu sebagai alat pembantu yang sangat penting di bidang-bidang manusia itu sendiri. Dilihat dari kenyataannya saja di zaman sekarang semua kegiatan manusia pasti berhubungan dengan tekhnologi. Contoh kecilnya saja di zaman sekarang pedagang bakso yang biasanya berjualan berkeliling antara satu daerah ke daerah lainnya mendorong atau memanggul gerobak baksonya, di zaman sekarang sudah jarang kelihatan lagi. Di zaman sekarang pedagan bakso identik berjualan dengan menggunakan sepeda motor atau kendaraan lainnya. Itulah contoh kecilnya di mana di zaman sekarang ini semuanya serba canggih dan serba ekonomis. Oleh sebab itu semakin bertingkat atau majunya suatu zaman maka tingkat kompetisi pun akan semakin mejulang tinggi, artinya manusia-manusia di era globalisasi ini berlomba menggunakan fasilitas yang ada untuk mencapi berbagai macam tujuannya. Salah satunya ialah kompetisi dalam bidang bisnis. Bisnis merupakan suatu hal yang banyak di minati masyarakat luas karena melihat banyaknya keuntungan dan mudahnya bekerja karena faktor fasilitas yang canggih tadi. Banyak sekali peminat mendadak terjun dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan  bisnis.

Era globalisasi merupakan masa dimana perekonomian global telah mengalami perubahan radikal dalam dua dasawarsa terakhir ini. Ekonomi dunia secara keseluruhan sedang mengalami perubahan pesat dengan adanya faktor-faktor yang mendasarinya. Faktor pertama, globalisasi, pertumbuhan perdangangan global dan persaingan internasional yang eksplosif berdampak pada tidak adanya negara yang dapat tetap terisolasi dari perekonomian dunia saat ini. Jika suatu negara tetap berupaya menutup pasarnya dari persaingan asing, maka penduduknya akan membayar lebih mahal untuk barang domestik berkualitas rendah karena keterbatasan alternatif. Tapi, jika membuka pasarnya, negara bersangkutan akan menghadapi persaingan ketat yang mau tidak mau memacu usaha domestiknya agar dikelola secara efisien dan efektif. Faktor kedua, adalah perubahan dan kemajuan teknologi yang sedemikian pesatnya. Beberapa ahli bahkan mengatakan bahwa sekarang ini penduduk dunia berada dalam tahap ‘post industrialization’ dengan perkembangan teknologi yang sangant dramatik. Apa yang dikatakan sebagai penemuan baru dalam 2 atau 3 tahun yang lalu, sekarang mungkin dianggap ketinggalan zaman. Perkembangan internet dan bisnis yang menyertainya dalam beberapa tahun ini juga makin terasa dampaknya dalam aktivitas masyarakat keseharian. Kemudahan komunikasi yang disajikan memungkinkan perolehan informasi seketika. Dekade ini menyajikan kemajuan luar biasa dalam ketersediaan informasi, kecepatan komunikasi, bahan-bahan baru, kemajuan biogenetika, obat-obatan, serta keajaiban elektronika. Kemajuan teknologi komputasi, telepon, dan televisi telah memberikan dampak besar terhadap cara perusahaan menghasilkan dan memasarkan produk mereka. Karena teknologi telah memberikan makanan, pakaian, perumahan, kendaraan, dan hiburan baru yang lebih bervariasi. Jarak geografis dan budaya telah menyempit dengan munculnya pesawat udara, mesin faks, sambungan telepon, dan komputer global serta siaran televisi satelit. Kemajuan-kemajuan ini memaksa perusahaan untuk mengerti bahwa hakikat pasar tidak lagi terbatas pada ruang dan waktu.


Mengacu pada penjelasan diatas maka di pandang perlu untuk mengaktualkan potensi SDM kita mengrah pada kemandirian ekonomis dengan cara mengajak seluruh masyarakat tanpa terkecuali dalam mengkampanyekan gerakan entrepreneur indonesia demi mendorong minat dan kemauan masyarakat untuk menjadi seorang entrepreneur yang siap bersaing di pertarungan pasar global. Akan tetapi, beberapa fakta menunjukkan bahwa kegiatan entrepreneurship di Indonesia masihlah sangat kurang (lihat di sini)

0 komentar: